Bebas Dari Candu Kesibukan
Dulu kukira kesibukan membawa kebahagiaan. Satu demi satu pekerjaan yang terselesaikan menyuntikkan rasa puas dan bangga. Rasa percaya akan kemampuan diri makin terbukti seiring banyaknya pekerjaan yang terselesaikan. Aku pun semakin larut dalam kesibukan, bahkan mencari lebih banyak kesibukan demi pembuktian dan kepuasan diri. Namun, kemudian keadaan berubah. Hingga suatu saat, aku melepaskan hampir semua kesibukan yang bercumbu dengan waktu, yang tanpa sadar telah melilit tubuh ini. Rasanya seperti lepas dari candu. Ketika pekerjaan dibagikan di grup kerja, tangan rasanya gatal ingin segera mengerjakan dan menyelesaikannya. Butuh waktu untuk membiasakan diri. Aku menahan diri agar terbiasa tidak ikut campur dalam pekerjaan yang kini bukan lagi porsiku. Kini aku merasakan kebebasan. Begitu banyak waktu yang bisa kuluangkan untuk berbagai hal yang bermakna. Deadline tak lagi mengejarku. Aku bisa menemani anak belajar, bermain gim dengan tenang, mengajar dengan lebih fokus, lebih sering...